Assalamualaikum Beijing

ASSALAMUALAIKUM BEIJING…
“Jangan sandingkan nama tuhan dengan kebohongan”.
“Cinta itu menjaga. Tergesa-gesa itu nafsu belaka”.
Huaaaaaaaaa ) itulah beberapa kaalimat dalam film Assalamualaikum Beijng. Film yang luar biasa hebat! Seruu.. menarikk.. romantis.. dan banyak sekali pesan-pesan baik yang terkandung di dalamnya. Walaupun memang agak berbeda dengan novelnya tapi tetap saja intinya dapat.
Asma Nadia pandai sekali memanjakan para fans nya. Novel romantis yang dia buat ini tidak hanya menceritakan tentang 2 insan yang bercinta tapi juga menerangkan betapa indahnya cinta tersebut jika dibangun dengan berlandaskan cinta pada sang pencipta Cinta, Allah s.W.T. “Cinta adalah rahmat Allah yang paling besar yang Dia berikan kepada hambaNya.”
Saat aku nonton film ini, rasanya senang sekali bisa ikut bergabung dalam menyukseskan film ini dengan menontonnya. Sungguh film ini sangat cocok sekali untuk ditonton para pencari cinta sejati agar mereka bisa menemukan cinta yang sesungguhnya dan memurnikan cinta mereka karena Allah S.W.T.
Cerita dalam film ini juga mengajarkan betapa indahnya jika kita mau bersabar dan pasrah dengan kehendak yang Allah berikan kepada kita. Entah itu kehendak baik atau buruk.
Saat Asmara sakit, ia begitu tabah.. ia bilang kepada ibunya bahwa mereka bukanlah wanita yang lemah. Selain itu kehadiran seorang sahabat yang baik dan setia seperti Sekar membuat Asmara punya kekuatan untuk lebih bersemangat menjalani hidupnya waalau ia tengah menerima ujian sakit itu.
Bersabar akan cinta.. ya itulah yang dilakukan Asmara.. ia bersabar untuk tidak menerima cinta yang salah dari dewa. Ia bersabar unutk melepas semua kenangan yang telah ia lalui bersama dewa. Mencoba meupakannya dan mulai mengejar mimpi-mimpinya. Hingga akhirnya Alah mempertemukan ia dengan Zhong Wen.
Oleh Zhong Wen ia dikenalkan pada kisah legenda cinta di Beijing tentang Ahei dan Ashima. Selama melakukan perjalanan di Beijing dengan Zhong Wen sebagai tour guide nya mereka banyak mengobrol tentang banyak hal termasuk tentang agama. Hingga melalui Asma, Zhong wen mendapatkan cahaya hidayah-Nya.
Yang membuat ku sangat terketuk hatinya adalah saat Zhong Wen rela menikahi Asma dalam keadaan ia sedang sakit parah dan menyatakan bahwa ia menikahinya karena melalui Asma lah hidayah Allah datang pada-Nya. Bukan semata karena nafsu belaka. Keberanian menikahi Asma dalam keadaan seperti itu tentu tidak akan muncul tanpa keimanan yang kuat. Mengingat bahwa perjalanan panjang setelah pernikahan itu tidaklah mudah. Akan banyak lika-liku hidup yang harus dihadapi bersama. *ehh kenapa kaya gini ngomongnya 😀 wkwk tapi kan itu memang benar 
Dan yang membuatku sedih, iri dan takut adalah.. apakah aku bisa seperti Asma? Yang dengan ilmu dan wawasannya Allah memperkenankan dia untuk menjadi perantara hidayahNya kepada seorang hambaNya di muka bumi. Hingga ia bisa mendapatkan cinta yang tulus karena Allah S.W.T, dimana cinta karena Tuhanlah yang akan membuat cinta 2 insan akan kuat dan kekal sampai akhirat nanti, hingga bersama ke surga-Nya.
Subhanallah.. luar biasa.  pokoknya yang belum nonton film ini, wajib nonton deh! Kalau di novel aja mah beda.hehehe yuk yuk yuk coba yaa. Kita makmurkan dunia perfilman Indonesia dengan film-film yang seperti Asma Nadia buat ini. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s