tentang Berwudhu dalam Islam

Haloo hayy .. kembali lagi bersama saya.. dalam kajiaaaannn fiqih ^^ yeeee
Hehe kali ini aku dapat pencerahan tentang wudhu. Hayoo siapa yang ngga tau wudhu? Kayanyaa ga mungkin deh ada orang Muslim yang ga tau tentang wudhu. Karena amalan ibadah utama kita yaitu Sholat, haruslah diawali dengan berwudhu. Sebelum anak kecil diajari sholat, pastilah ia belajar wudhu lebih dulu.

Dalam perkara wudhu ini banyak ikhtilaf, karena itulah kita banyak menemukan tata cara wudhu yang berbeda sesama muslim. Tetapi hal tersebut bukanlah hal yang mendasar. Jadi tidak perlu kita memaksakan tata cara wudhu yang kita yakini pada semua orang lain yang berbeda hingga malah menimbulkan “jarak” antar sesama muslim. Padahal masih banyak hal Zhalim yang lebih jelas untuk dilawan.

Mengapa banyak perbedaan dalam perkara wudhu ini? Rasulullah S.A.W adalah orang yang jarang bicara, hanya bicara saat diperlukan dan sangat hati-hati karena kata-kata beliau akan menjadi hadits. Hadits-hadits tentang wudhu ini bersumber dari kisah sahabat yang melihat langsung tata cara berwudhu Rasulullah S.A.W. itulah sebabnya mengapa banyak perbedaan dalam tata cara berwudhu, karena para sahabat tidak melihat gerakan wudhu Rasulullah S.A.W dalam waktu yang sama. Contohnya gerakan mengusap kepala. Ada yang meriwayatkan harus mengusap seluruh bagian kepala, ada juga yang meriwayatkan hanya 1/3 nya saja dan ada juga asal kena bagian kepala saja sedikit itu sudah cukup. Itu semua bersumber dari kesaksian para Sahabat yang melihat langsung cara Rasulullah S.A.W berwudhu. Berarti semua itu tidak ada yang salah, karena Rasulullah S.A.W pernah melakukan itu semua.

Tentang Dalil Persyariatan
Wudhu adalah hal yang harus dilakukan sebelum ibadah Sholat dan thowaf. Sholat dan Thowaf tanpa udhu terlebih dahulu maka hukumnya tidak sah. Berikut ini akan diuraikan tentang dasar diwajibkannya wudhu..
a) Surat Al-Maidah ayat 6. (Bisa di cek sendiri yahhh hehe) yang artinya “ Hai orang-orang yang beirman, jika kalian hendak melakukan sholat, basuhlah wajah dan tangan sampai siku, lalu usaplah kepala kalian dan basuhlah kaki kalian sampai dua mata kaki.”
b) Hadits dari Abu Hurairah r.a yang meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W bersabda yang artinya, “Allah tidak menerima shalat seseorang di antara kalian jika ia berhadats, sampai ia berwudhu.” (h.r Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)
c) Ijma’. Adalah kesepakatan para ulama. Semua kaum muslimin sejak zaman Rasulullah S.A.W hingga sekarang sepakat bahwa wudhu adalah ajaran Islam. Wudhu merupakan ajaran Islam yang harus diketaui oleh setiap muslim.
Jika suatu hal sudah di-Ijma’kan para ulama sejak dahulu maka haruslah kita berpegang kuat padanya dan tidak mudah diubah. Jika zaman sekarang ada yang tiba-tiba muncul dan mengubah apa yang telah disepakati sebelumnya maka sudah pasti dia itu salah (baca:sesat).

Fardhu wudhu
Hmm temen-temen disini, bro n sist, akhi wa ukhti, boys n girls muslim pasti udah tau dong fardhu wudhu apa aja? apalagi yang udah hidup puluhan tahun di dunia yang fana ini kaya yang lagi nulis ini nih.. (belum 20 tapi mepet 20 sih.huhu kepala dua T_T). Jadi ga perlu bahas terlalu detail kali yah.. inti-intinya aja okee
a) Niat. Dimana-mana yang pertama adalah niat. Karena suatu amalan itu tergantung niatnya. Niat adalah amalan hati yang tidak ada hubungannya dengan lisan. Yang menilai niat hanyalah Allah S.W.T
b) Membasuh wajah. Batas atas wajah adalah bagian atas kening kita, batas bawahnya adalah bagian paling bawah dari dagu dan lebar wajah adalah dari pinggir telinga kanan sampai pinggir telinga kiri.
c) Membasuh kedua tangan sampai siku (sikunya ikut dibasahin ya)
d) Mengusap kepala.
e) Membasuh kedua kaki bersama kedua mata kakinya.
f) Tertib. Ini berdasarkan sabda Rasulullah S.A.W yang artinya mulailah dengan apa yang dimulai oleh Allah. Maksudnya seperti yang disebutkan oleh Allah dalam Al-Qur’an.

Tentang Sunnah Wudhu
Ada banyak sekali sunnah wudhu.. hmmmm coba cari tau sendirii haha
Akan saya post dilain waktu yaa insyaallah..

Tentang Makruh Wudhu
Yang menjadi makruh wudhu adalah meninggalkan sunnah-sunnah wudhu. Nah loh.. walaupun dikatakan sunnah jangan sampai kita jadi menyepelekan. Usahakan tetap dilakukan jika kita memang masih mampu dan tak ada halangan untuk melakukannya. Karena itu semua berbuah pahala bagi kita 

Oke deh sekian dulu yaa pembahasan tentang wudhu. Semoga bermanfaat. Jika ada kesalahan itu karena kekhilafan saya sendiri dan kebaikan-kebaikan itu datangnya dari Allah S.W.T . salam semangat dariku.. karena kita adalah Khalifah di bumi ini
#keepSunnah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s