airAssalamu’alaikum 🙂

Ini adalah edisi pertama ulasan seputar fiqih . dimulai dari hal yang tidak pernah kita lewatkan setiap harinya, Air.

sebenarnya air ada berapa banyak sih?

nih ya.. saya coba uraikan..  ada 5 macam air yaitu air mutlak, air musta’mal, air yang tercampur dengan sesuatu yang suci, air yang terkena sesuatu najis dan air sisa minum. okee saya coba uraikan satu-satu yaa

  1. Air Mutlak. jeng jenggg. air mutlak adalah air yang suci dan dapat menyucikan.  yang termasuk ke dalam air mutlak adalah a. air hujan, es dan embun, b. air laut, c. air zamzam, d. air yang brubah karena lama tergenang, atau karena tempatnya berubah atau menyatu dengan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan contohnya seperti tercampur dengan lumut atau daun daunan.
  2.  Air Musta’mal. disebut juga air bekas bersuci. yaitu air yang telah dipergunakan untuk wudhu atau mandi. air jenis ini suci dan dapat dipergunakan untuk bersuci seperti air biasa. nahh jadi nih kalau lagi kekurangan air, atau stock air terbatas, boleh tuh pakai air yang sebelumnya udah dipakai mandi untuk bersuci.
  3. Air yang tercampur dengan sesuatu yang suci. seperti sabun, minyak wangi, tepung dan sesuatu yang lain yang semestinya terpisah dari air. air seperti ini masih bisa digunakan untuk bersuci selama sifat airnya masih dominan. jika bahan campurannya lebih dominan maka tidak bisa digunakan untuk bersuci, namun air tersebut tetap suci. contohnya teh, kopi, susu.
  4. Air yang terkena najis. air ini dibagi jadi 2 bagian. yaitu air yang tercampur dan berubah rasa, warna dan baunya. dan air yang terkena najis namun tidak mengubah rasa, warna dan baunya. Jika warna, rasa dan bau air TIDAK berubah maka air tersebut masih bisa dipergunakan untuk bersuci. jadi, jika ada misalnya kotoran cicak masuk ke dalam wadah air temen-temen nih, cek dulu apakah warna, rasa dan bau air berubah? jika tidak, maka airnya jangan dibuang karena masih bisa dipakai untuk bersuci. 🙂 oke??? hemat air yoo hehe
  5. Air sisa minum. sisa minum siapa nih? hehe ya bisa air sisa minum orang atau hewan. kalau air sisa minum orang baik orang muslim, kafir, yang sedang junub atau sedang haid, adalah suci. begitupun air sisa minum hewan yang boleh dimakan itu suci. juga hewan buas, burung pemangsa dan kucing. namun yang najis adalah air sisa minum Anjing dan Babi.

okeyy begitulah info fiqih seputar air 🙂 semoga bermanfaat ya

waallahu ‘alam bis showab

sumber : fiqih Sayyid Sabiq

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s